April 21, 2010 at 12:35 pm
· Filed under Ginjal, Luka, PENGOBATAN TRADISIONAL
Air rebusan batang brotowali yang telah disaring sangat bermanfaat untuk menyembuhkan panas badan, bengkak-bengkak di kulit dan penyakit nier/ginjal.
Selain itu daun brotowali yang sudah ditumbuk halus dapat digunakan untuk menyembuhkan luka maupun infeksi dengan cara menempelkannya di sekitar luka.
Kiriman ; Ny. B. Siahaan, Jakarta Pusat
Permalink
November 16, 2007 at 8:36 am
· Filed under Ibu Hamil, Ginjal, Rambut & Ketombe, Gangguan Pencernaan, PENGOBATAN TRADISIONAL, KECANTIKAN, Kesehatan

Tanaman pepaya (Carica papaya L.) banyak sekali manfaatnya, mulai dari daun sampai akar.
- Daun Pepaya yang masih muda ditumbuk halus, air perasannya diminum dapat menambah nafsu makan, dapat mengobati sakit panas (demam), dan beri-beri,
- Buah Pepaya yang masih muda dibuat sayur, berguna untuk melancarkan air susu ibu.
- Bunga Pepaya direbus atau dimakan mentah untuk lalap, berfungsi untuk mencuci darah, menyembuhkan penyakit kuning, dapat pula sebagai penambah nafsu makan.
- Biji Pepaya dapat menyuburkan dan menghitamkan rambut. Biji pepaya yang tua dijemur sampai kering, lalu disangrai, haluskan dan campur dengan air lalu diusapkan ke kulit kepala sambil dipijit-pijit, biarkan beberapa lama, lalu keramas seperti biasa. Lakukan beberapa kali setiap akan keramas.
- Akar Pepaya direndam air dingin semalam, lalu airnya diminum, dapat menyembuhkan penyakit ginjal dan kantung kencing. Akar pepaya direbus, lalu airnya diminum, dapat mencegah dan menghilangkan penyakit cacing kremi.
vinosa
Permalink
November 4, 2007 at 12:21 pm
· Filed under Ginjal, PENGOBATAN TRADISIONAL

Batu Ginjal di dalam saluran kemih (kalkulus uriner) adalah massa keras seperti batu yang terbentuk di sepanjang saluran kemih dan bisa menyebabkan nyeri, perdarahan, penyumbatan aliran kemih atau infeksi.
Dengan perasan daun remujung atau daun kumis kucing (Orthosiphon aristatus). Ambil 20 lembar daun ini, tumbuklah, ambil airnya kira-kira setengah gelas. Minum setiap pagi. Biasanya setelah 1 minggu, penyakit sudah mulai berkurang. Apabila cara ini Anda tidak bisa karena tidak tahan bau obat yang menyengat, dapat juga dengan merebus daun kumis kucing.
30 lembar daun kumis kucing, direbus dengan 2 gelas air sampai airnya tinggal setengah gelas. Kalau tidak ada daun kumis kucing, dapat digantikan dengan daun keji beling atau pecah beling ( Strobilabilantus crispus ), caranya sama.
Kiriman : Thristy, Jl Nilem V/24 - Bandung
Permalink