Telur…
Telur…
Memasak telur dengan tepat
Untuk merebus telur baik setengah matang atau matang benar, gunakan api kecil. Juga jika anda membuat telur mata sapi. Gunakan api sedang jika anda membuat orak-arik. Sedangkan dadar telur paling berhasil jika dimasak dengan api besar, goreng sebentar saja.
Mengocok putih telur
Kocoklah putih telur dalam sebuah wadah yang bersih dan kering. Pengocoknyapun harus dalam keadaan bersih betul. Ketika memisahkan putih telur dari kuningnya, jangan sampai ada bagiab kuning terbawa serta, karena akan menyebabkab putih telur tidak bisa mengembang baik. Hasil kocokan putih telur yang baik adalah sebanyak tiga kali volume semula. Kocok dengan kecepatan tinggi sampai timbul puncak-puncak di permukaan, tetapi tidak menjadi busa kering.
Cara menyinpan telur mentah dalam lemari es
Masukkan putih telur kedalam kotak-kotak plastik untuk membuat es batu lalu bekukan dalam lemari pembeku (freezer). Setelah beku lepaskan satu persatu dan masukkan ke dalam kantong plastik sebagai wadah penyimpanan dan kembalikan ke dalam lemari pembeku. Sebagai ukuran, ingat bahwa dua sendok makan putih telur yang mencair sama jumlahnya dengan satu putih telur segar. Jika akan diolah, cairkan putih telur beku tadi dalam lemari es, bukan dalam suhu kamar.
Kuning telur memerlukan perawatan khusus bila akan disimpan dalam lemari pembeku. Karenanya dianjurkan untuk langsung dimanfaatkan saja.
Mencampur adonan ke dalam kocokan putih telur
Tuangkan adonan kedalam kocokan putih telur. “Potong-potong” adonan dengan spatula, lalu aduk dari dasar wadah ke arah atas. Putar wadah 90 derajat, aduk-aduk terus sampai adonan tercampur rata dengan kocokan putih telur.
Memanfaatkan putih/kuning telur berlebih
Manfaatkan putih telur berlebih untuk meringue, angel cake dan frosting (hiasan kue). Kuning telur berlebih untuk saus (vla) dan poding, campuran sisa putih telur dan sisa kuning telur untuk sarikaya, atau telur orak-arik.
Sumber: Majalah Femina 45


