October 30, 2007 at 10:22 am
· Filed under Betawi/Jakarta, MASAKAN DAERAH
Bahan :
- 250 gr teri nasi basah
- 1 butir telur ayam
- 25 gr daun kemangi
- daun pisang untuk membungkus
Bumbu yang dihaluskan :
- 2 sdm irisan cabai merah
- 1 sdm irisan bawang putih
- 2 sdm irisan bawang merah
- 1 sdt irisan kunyit
- 1 sdt irisan jahe
- 1 sdt irisan laos
- garam secukupnya
Cara membuat :
- Campur teri dengan telur, daun kemangi, dan bumbu yang telah dihaluskan, aduk hingga rata
- Bungkus dengan daun pisang, lalu kukus selama 30 menit, angkat
- Hidangkan dengan nasi ulam
Untuk : 10 bungkus (1 bungkus = 31 kalori)
Sumber : Kompas Minggu
Hidangan lain :
- Masakan Indonesia
- Makanan & Minuman
Permalink
October 30, 2007 at 12:39 am
· Filed under Betawi/Jakarta, MASAKAN DAERAH
Bahan :
- 300 gr beras, direndam selama + 30 menit, tiriskan
- 1/2 sdt garam (secukupnya)
- 600 ml air panas
- 2 batang sereh dimemarkan
- 3 lembar daun salam
- 50 gr kelapa parut yang telah disangrai
- 1/4 sdt jinten, disangrai, dihaluskan
- 1/4 sdt terasi matang, dihaluskan
Cara membuat :
- Alasi kukusan dengan daun pisang, masukkan beras, kukus hingga setengah matang
- Siram dengan air panas sambil diaduk, beri garam, sereh, dan daun salam, kukus kembali hingga matang, angkat
- Campur nasi dengan kelapa sangrai, terasi dan jinten, aduk rata
- Hidangkan nasi ulam dengan pepes teri, lalapan dan sambal.
Untuk : 4 porsi (1 porsi - 204 kalori)
Sumber : Kompas Minggu
Permalink
October 30, 2007 at 12:29 am
· Filed under Betawi/Jakarta, MASAKAN DAERAH
Bahan :
Aron :
- 250 gr beras ketan direndam (sekitar 3 jam), ditiriskan lalu dikukus
- 100 ml santan kental
- 1 sdt garam
Isi :
- 100 gr kelapa parut
- 2 lembar daun jeruk
- 1 sdt gula
- 25 gr bawang goreng
- 25 gr ebi, direndam, tiriskan, haluskan
Bumbu yang dihaluskan :
- 3 buah cabai merah
- 1 sdt irisan kunyit
- 4 sdm irisan bawang merah
- 4 sdm irisan bawang putih
- 1 sdt garam
- 1 sdm ketumbar
Adonan telur :
- 6 butir telur ayam
- 6 sdm tepung ketan
- 6 sdm santan
- 1/2 sdt garam
Adonan pengikat :
- 350 ml santan encer
- 20 gr tepung ketan
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt merica bubuk
Cara membuat :
- Aron : Ketan dikukus sampai setengah matang (sekitar 15 menit), siram dengan santan, tambahkan garan, aduk rata, sisihkan.
- Adonan isi : Campur bumbu yang dihaluskan dengan kelapa parut, daun jeruk, ebi dan gula, sangrai hingga kering, beri bawang goreng, angkat, sisihkan.
- Adonan Telur : Pecahkan telur satu persatu tambahkan tepung ketan, santan dan garam, aduk rata, sisihkan.
- Adonan pengikat : Campur semua bahan menjadi satu, lalu masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih, angkat, sisihkan.
- Penyelesaian : Ambil wajan dadar teflon kecil(diameter 12 cm) beri 4 sendok makan adonan telur, beri 1 sdm adonan ketan, ratakan, dimasak hingga matang, balik, setelah matang angkat, beri adonan pengikat kemudian beri adonan isi, lalu dilipat.
- Hidangkan hangat.
- Untuk variasi isi bisa dipakai/ditambahkan irisan keju,nugget ayam, ikan sarden atau lainnya sesuai selera
Untuk : 20 buah (1 buah = 105 kalori)
Sumber : Kompas Minggu
Permalink
October 30, 2007 at 12:05 am
· Filed under Betawi/Jakarta, MASAKAN DAERAH
Bahan :
- 400 gr beras
- 800 ml santan
- 2 sdt garam
- 4 lembar daun salam
- 1 batang sereh dimemarkan
Sambal kacang :
- 100 gr kacang tanah digoreng
- 1 buah cabai merah
- 10 buah cabai rawit
- 1 sdm gula pasir
- 1 sdt garam
- 1 sdm cuka
- 150 ml air masak
Lalapan :
Cara membuat :
- Beras dicuci bersih.
- Santan, garam, sereh, dan daun salam dicampur kemudian direbus sampai mendidih, lalu masukkan beras sambil diaduk hingga santan kering, angkat, diamkan sebentar. Lalu kukus sampai matang, angkat
- Hidangkan dengan ayam goreng, telur dadar, bawang goreng, sambal kacang dan lalapan.
- Sambal kacang : Haluskan semua bahan sambal, lalu campur jadi satu, aduk rata.
Untuk : 5 porsi (1 porsi = 340 kalori)
Sumber : Kompas Minggu
Permalink
October 29, 2007 at 12:59 pm
· Filed under Jawa Barat, MASAKAN DAERAH
Bahan :
- 300 gr daging ayam
- 500 gr mi yang sudah diseduh
- 100 gr tauge
- 2 butir telur ayam rebus
- 25 gr daun kemangi
- 200 ml santan
- 1 batang sereh
- 3 lembar daun salam
- 4 lembar daun jeruk
- 1 sdm minyak untuk menumis
- garam secukupnya
Bumbu yang dihaluskan :
- 5 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 5 butir kemiri
- 1/2 sdt lada
- 1/4 sdt ketumbar, 2 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
- 1 iris lengkuas
Sambal :
- 10 buah cabai merah dan
- 3 buah cabai rawit direbus
- garam dan air jeruk nipis sedikit
Cara membuat :
Sambal : Haluskan cabai beri sedikit garam dan air jeruk nipis, aduk rata.
Kuah Laksa : Ayam direbus hingga empuk, lalu dagingnya disuwir-suwir, sisihkan, tumis bumbu yang telah dihaluskan dan bumbu lainnya hingga wangi, masukkan sisa air rebusan ayam, didihkan sampai keluar aromanya, masukkan santan, tambahkan garam, didihkan kembali sampai bumbu menyatu, angkat. Tempatkan mi dalam mangkuk/piring saji, beri tauge dan suwiran ayam di atasnya, kemudian siram dengan kuah laksa, hidangkan dengan ditaburi bawang goreng dan daun kemangi, bersama sambal.
Untuk : 5 porsi (1 porsi = 386 kalori)
Sumber : Kompas Minggu
Permalink
October 29, 2007 at 12:43 pm
· Filed under Jawa Barat, MASAKAN DAERAH
Bahan :
- 2 sdm minyak untuk menumis
- 250 gr daging ayam dipotong kecil
- 100 gr petai dibelah 2
- 50 ml air
- 100 gr daun bawang, diiris
- 100 gr ikan asin jambal, digoreng, di suwir-suwir
- 10 buah cabau rawit
- 1/2 sdt garam
- 1/4 sdt merica
- 500 gr mi yang telah diseduh
- 2 butir telur ayam dikocok lepas
- 50 gr daun kemangi
- daun pisang untuk membungkus
Bumbu :
- 1sdm bawang putih cincang
- 2 lbr daun salam
- 1 sdt irisan laos
- 1 sdm irisan sereh
Cara membuat :
- Tumis dengan minyak semua bumbu
- Masukkan ayam, petai, air, dan daun bawang, masak hingga ayam matang.
- Masukkan ikan asin, cabai rawit. garam dan merica, aduk hingga tercampur rata,masak hingga kering, angkat
- Masukkan mi, telur, dan daun kemangi, aduk rata, bungkus dengan daun seperti pepes, lalu dikukus selama + 30 menit, angkat, hidangkan.
Untuk : 10 bungkus (1 bungkus = 194 kalori)
Sumber : Kompas Minggu
Permalink
October 29, 2007 at 6:56 am
· Filed under Penyakit Maag, PENGOBATAN TRADISIONAL
Saya pernah sakit maag. Waktu itu saya bertugas di daerah terpencil yang belum memiliki Puskesmas. Penduduk setempat memberi saya ramuan obat yang ternyata sangat manjur. Sampai saat ini penyakit tersebut tidak kambuh lagi. Mungkin ramuan obat tradisional tersebut dapat berguna bagi Anda. Yaitu : Ampela ayam yang masih mentah, dicuci dan diiris kecil-kecil kemudian dijemur sampai kering. Tumbuklah sampai halus, letakkan dalam gelas dan seduh dengan air hangat. Minumlah ramuan ini paling sedikit 3 kali sehari, sampai rasa sakit berkurang. Kalau terasa kurang sedap baunya (anyir) bisa Anda tambahkan coklat atau kopi secukupnya.
Kiriman : Ny. Rus Animar, Jl. Praja Dalam gang F/32 Rt 016/18, Jak. Sel.
Permalink